Menurut Amran, rantai distribusi dan peran perantara atau middleman perlu menjadi perhatian serius. Pemerintah, kata dia, tidak boleh membiarkan pihak tertentu mengambil keuntungan melalui praktik yang diduga mempermainkan harga pangan.
Amran Surati Kapolri, Penindakan Dipertegas
Untuk menindaklanjuti dugaan tersebut, Amran mengaku telah menyurati Kapolri agar aparat penegak hukum mengambil langkah terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam permainan harga pangan.
Ia juga menyebut sekitar 100 orang telah ditangkap terkait praktik yang dikaitkannya dengan mafia pangan. Namun, menurut Amran, penindakan yang telah dilakukan belum sepenuhnya memberikan efek jera.
Pemerintah pun menegaskan pentingnya penegakan hukum agar distribusi pangan berjalan lebih transparan dan harga di pasar tidak merugikan produsen maupun konsumen. Meski demikian, dugaan keterlibatan pihak tertentu tetap perlu ditindaklanjuti melalui pemeriksaan dan pembuktian oleh aparat berwenang.
Stabilitas Harga Jadi Tantangan Pemerintah
Persoalan harga beras, ayam, dan telur menunjukkan bahwa pengendalian pangan tidak cukup hanya dengan memastikan ketersediaan stok. Pemerintah juga perlu mengawasi jalur distribusi, struktur biaya produksi, serta kesesuaian harga di setiap mata rantai perdagangan.
Pembenahan tersebut penting agar petani dan peternak memperoleh imbal hasil yang wajar, sedangkan masyarakat dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Dengan pengawasan yang lebih ketat dan penindakan terhadap pelanggaran yang terbukti, pemerintah diharapkan mampu memperbaiki tata niaga pangan sekaligus menjaga daya beli masyarakat.
Pemberantasan mafia pangan, pada akhirnya, tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum, tetapi juga dengan upaya membangun sistem distribusi yang sehat, transparan, dan adil bagi seluruh pelaku dalam rantai pasok pangan nasional.

