Manchester United tengah menghadapi periode sulit pada musim 2026/2027. Rentetan hasil yang belum memuaskan membuat performa tim menjadi sorotan, sementara posisi Michael Carrick sebagai pelatih ikut menjadi bahan perbincangan.

Tekanan terhadap Carrick semakin meningkat setelah Manchester United gagal memaksimalkan sejumlah peluang untuk meraih kemenangan. Sebelumnya, Setan Merah harus puas bermain imbang 1-1 melawan Tottenham Hotspur di Liga Inggris, meski sempat unggul dan mendapatkan keuntungan jumlah pemain.

Hasil tersebut memperpanjang catatan kurang meyakinkan Manchester United pada awal musim. Klub berjuluk Setan Merah itu hanya mengumpulkan enam poin dari enam pertandingan pertama Premier League 2026/2027. Raihan tersebut menjadi salah satu indikator bahwa tim masih membutuhkan perbaikan untuk kembali bersaing di papan atas.

Situasi semakin sulit setelah Manchester United menelan kekalahan 0-2 dari Atletico Madrid di Liga Champions. Hasil ini menambah pekerjaan rumah bagi Carrick, terutama dalam memperbaiki efektivitas serangan dan menjaga soliditas pertahanan.

Sorotan terhadap Carrick tidak hanya berkaitan dengan hasil akhir. Konsistensi permainan, kemampuan memanfaatkan peluang, serta respons pemain ketika menghadapi tekanan juga menjadi aspek penting yang perlu dievaluasi.