Kemenangan telak Chelsea atas Bournemouth dengan skor 5-1 dalam lanjutan Liga Inggris musim 2026/2027 menyisakan cerita menarik.

Jordan Henderson tampil gemilang dengan mencetak dua gol, tetapi salah satu golnya justru sempat membuat rekan setimnya, Morgan Rogers, merasa kesal.

Pertandingan yang berlangsung di Stamford Bridge, Sabtu (10/10/2026) malam WIB, menjadi panggung penampilan impresif Henderson.

Pemain berusia 36 tahun tersebut tidak hanya mencatatkan namanya di papan skor, tetapi juga memperlihatkan kemampuannya dalam mengeksekusi bola mati.

Chelsea langsung menunjukkan permainan agresif sejak menit awal. Henderson membuka keunggulan tuan rumah ketika pertandingan baru berjalan dua menit.

Gol tersebut menjadi torehan pertamanya bersama Chelsea sekaligus memberikan awal sempurna bagi tim berjuluk The Blues.

Hanya berselang satu menit, Morgan Rogers berhasil menggandakan keunggulan Chelsea menjadi 2-0. Keunggulan dua gol tersebut bertahan hingga pertandingan memasuki jeda babak pertama.

Memasuki babak kedua, Chelsea semakin memperbesar tekanan terhadap pertahanan Bournemouth. Joao Pedro turut menunjukkan ketajamannya dengan menyumbangkan dua gol.

Bournemouth sempat memberikan perlawanan melalui Evanilson yang mencetak gol pada menit ke-51. Namun, upaya tim tamu untuk memperkecil ketertinggalan tidak mampu membendung dominasi Chelsea.

Tendangan Bebas Henderson Picu Ketegangan dengan Rogers

Momen menarik terjadi pada menit ke-70 ketika Chelsea mendapatkan kesempatan melakukan tendangan bebas.

Henderson dan Morgan Rogers ternyata sama-sama menginginkan kesempatan untuk menjadi eksekutor. Perbedaan keinginan tersebut sempat memunculkan perdebatan kecil di antara keduanya.

Rogers merasa memiliki kesempatan untuk mengambil tendangan tersebut. Namun, Henderson akhirnya dipercaya melakukan eksekusi.