“Saya merasa bersyukur dapat menata pedagang kaki lima Kramat Jati sehingga tidak lagi menimbulkan kemacetan. Dan itu salah satunya berkat didukung Ketum Ormas Madas Nusantara, Pak Jusuf Rizal. Kami juga berharap Madas Nusantara ikut menata Taman Puring,” tegas Pramono Anung.
Agenda lainnya adalah peluncuran Rumah Aspirasi Masyarakat Jakarta (RASMAJA) untuk Jakarta Bersinar. Program ini disiapkan sebagai wadah menampung keluhan, kritik, dan saran masyarakat guna membantu pemerintah meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Jusuf Rizal menjelaskan bahwa RASMAJA merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam mendukung pembenahan Jakarta.
“RASMAJA merupakan program untuk menampung berbagai keluhan, kritikan maupun saran demi kesempurnaan pelayanan Pemprov DKI Jakarta. Ini untuk membantu Gubernur DKI Jakarta membenahi Kota Jakarta,” tegas Jusuf Rizal, Jumat (30/10/2026).
Dari sisi politik, kehadiran Sufmi Dasco Ahmad menjadi salah satu perhatian dalam peringatan tersebut. Pertemuan Dasco yang merupakan tokoh Partai Gerindra dengan Pramono Anung dari PDI Perjuangan juga memperlihatkan suasana kebersamaan lintas partai dalam kegiatan Madas Nusantara.
Bahkan, kehadiran Dasco dinilai memiliki arti tersendiri mengingat kedekatannya dengan Presiden Prabowo Subianto.
Berdasarkan catatan redaksi, KRH HM. Jusuf Rizal merupakan tokoh berdarah Madura-Batak yang disebut memiliki garis keturunan Raja Sumenep, Arya Wiraraja. Ia dikenal aktif dalam berbagai bidang, mulai dari politik, jurnalistik, pekerja dan buruh, lembaga swadaya masyarakat (LSM), advokasi hingga konsultasi komunikasi politik.
Melalui peringatan HUT kedua ini, Madas Nusantara menunjukkan kiprahnya melalui kegiatan sosial, perlindungan pekerja, pengembangan SDM, serta ruang aspirasi masyarakat.

