Kehadiran sejumlah tokoh politik dan pemerintahan dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-2 Organisasi Masyarakat (Ormas) Masyarakat Madura Asli Nusantara (Madas Nusantara) di JIExpo PRJ, Kemayoran, Jakarta, menunjukkan besarnya perhatian terhadap organisasi yang dipimpin KRH HM. Jusuf Rizal tersebut.
Sejumlah tokoh yang hadir di antaranya Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo, Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor, Sekretaris Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) RI M. Qodari, Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Agung Nugroho, para wali kota se-Jakarta, tokoh Madura, serta perwakilan TNI dan Polri.
Memasuki usia 2 tahun pada 19 Oktober 2026, Madas Nusantara tidak hanya menggelar seremoni peringatan, tetapi juga menghadirkan sejumlah program sosial dan kerja sama strategis.
Salah satunya penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan BPJS Ketenagakerjaan yang dilakukan Direktur Kepesertaan Agung Nugroho. Kerja sama tersebut ditujukan untuk memberikan perlindungan sosial kepada anggota PUK Madas Nusantara-FSPTSI-KSPSI.
Selain itu, Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) masyarakat Madura guna menyambut rencana investasi senilai Rp780 triliun melalui Wiraraja Industrial Park di Bangkalan, Madura.
Pada kesempatan yang sama, M. Qodari meluncurkan program Sedekah Satu Juta Al Quran. Program dengan anggaran sekitar Rp50 miliar tersebut menjadi salah satu agenda utama Madas Nusantara sebagai bentuk kepedulian terhadap pesantren, masjid, surau, dan lembaga pendidikan Islam.
Madas Nusantara juga memberikan penghargaan Jakarta Award kepada Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung atas sejumlah capaian pembangunan selama memimpin Jakarta. Penghargaan serupa diberikan kepada Ketua Umum Forum Betawi Rempug (FBR) KH Lutfi Hakim dan Koperasi Wahana Kalpika (KWK) yang mewadahi sekitar 4.000 pramudi Transjakarta.
Dalam sambutannya, Pramono mengapresiasi dukungan Jusuf Rizal dalam penataan pedagang kaki lima di kawasan Kramat Jati.
“Saya merasa bersyukur dapat menata pedagang kaki lima Kramat Jati sehingga tidak lagi menimbulkan kemacetan. Dan itu salah satunya berkat didukung Ketum Ormas Madas Nusantara, Pak Jusuf Rizal. Kami juga berharap Madas Nusantara ikut menata Taman Puring,” tegas Pramono Anung.
Agenda lainnya adalah peluncuran Rumah Aspirasi Masyarakat Jakarta (RASMAJA) untuk Jakarta Bersinar. Program ini disiapkan sebagai wadah menampung keluhan, kritik, dan saran masyarakat guna membantu pemerintah meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Jusuf Rizal menjelaskan bahwa RASMAJA merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam mendukung pembenahan Jakarta.
“RASMAJA merupakan program untuk menampung berbagai keluhan, kritikan maupun saran demi kesempurnaan pelayanan Pemprov DKI Jakarta. Ini untuk membantu Gubernur DKI Jakarta membenahi Kota Jakarta,” tegas Jusuf Rizal, Jumat (30/10/2026).
Dari sisi politik, kehadiran Sufmi Dasco Ahmad menjadi salah satu perhatian dalam peringatan tersebut. Pertemuan Dasco yang merupakan tokoh Partai Gerindra dengan Pramono Anung dari PDI Perjuangan juga memperlihatkan suasana kebersamaan lintas partai dalam kegiatan Madas Nusantara.
Bahkan, kehadiran Dasco dinilai memiliki arti tersendiri mengingat kedekatannya dengan Presiden Prabowo Subianto.
Berdasarkan catatan redaksi, KRH HM. Jusuf Rizal merupakan tokoh berdarah Madura-Batak yang disebut memiliki garis keturunan Raja Sumenep, Arya Wiraraja. Ia dikenal aktif dalam berbagai bidang, mulai dari politik, jurnalistik, pekerja dan buruh, lembaga swadaya masyarakat (LSM), advokasi hingga konsultasi komunikasi politik.
Melalui peringatan HUT kedua ini, Madas Nusantara menunjukkan kiprahnya melalui kegiatan sosial, perlindungan pekerja, pengembangan SDM, serta ruang aspirasi masyarakat.

