Temuan tersebut memperlihatkan bahwa waktu masuk ke pasar menjadi faktor penting dalam menentukan hasil investasi aset kripto. Pembelian sekaligus memberikan eksposur langsung terhadap pergerakan harga, sehingga berpotensi menguntungkan ketika pasar bergerak naik. Sebaliknya, strategi tersebut juga menghadirkan risiko lebih besar apabila harga mengalami penurunan setelah pembelian dilakukan.
Sementara itu, metode pembelian berkala atau dollar-cost averaging (DCA) memungkinkan investor membagi modal ke dalam sejumlah pembelian pada waktu berbeda. Pendekatan ini dapat mengurangi risiko ketergantungan pada satu titik harga pembelian, meskipun tidak menjamin keuntungan lebih tinggi.
Perlu diperhatikan, simulasi tersebut menggunakan data masa lalu dan tidak memasukkan biaya transaksi maupun pajak. Karena itu, hasilnya tidak dapat dijadikan jaminan atas kinerja Bitcoin di masa mendatang.
Bagi investor, pilihan antara membeli Bitcoin sekaligus atau bertahap perlu mempertimbangkan toleransi risiko, jangka waktu investasi, kondisi keuangan, dan kemampuan menghadapi volatilitas pasar kripto.

