Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah penyelesaian akhir. Persebaya memiliki sejumlah peluang untuk menambah keunggulan, tetapi belum semuanya mampu dikonversi menjadi gol.

Diogo Ramalho sempat mencetak gol, namun dianulir karena berada dalam posisi offside. Sementara itu, peluang Alex Martins dari jarak dekat juga berhasil digagalkan penjaga gawang lawan.

Situasi tersebut menjadi bahan evaluasi bagi tim berjuluk Green Force itu agar lebih maksimal dalam memanfaatkan peluang pada pertandingan mendatang.

Catur berharap hasil positif di Lampung dapat menjadi awal untuk menjaga konsistensi performa Persebaya sepanjang kompetisi. Evaluasi dan perbaikan permainan dinilai penting agar tim mampu kembali meraih hasil maksimal.

Setelah kemenangan atas Isenmulang Kalteng FC, Persebaya dijadwalkan menjamu PSS Sleman di Stadion Gelora Bung Tomo pada Minggu (18/10/2026).

Dukungan Bonek dan Bonita di kandang sendiri diharapkan menjadi tambahan motivasi bagi para pemain. Persebaya pun memiliki kesempatan untuk melanjutkan tren positif sekaligus menunjukkan peningkatan kualitas permainan di hadapan pendukungnya./Red.