Panitia Kerja (Panja) Pengawasan Tata Kelola Kawasan Batam (Panja BP Batam) resmi dibentuk Komisi VI DPR.
Info tersebut diungkapkan Wakil Ketua Komisi VI DPR dari Fraksi Partai Gerindra, Andre Rosiade dalam konferensi pers di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Rabu (19/02). Ia menyebut bahwa hal ini dilakukan agar Batam menjadi salah satu daerah tujuan investasi di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
“Sebelumnya, kami telah menggelar rapat internal untuk menyusun kerja ke depan dan mulai hari ini, secara terbuka saya informasi kepada seluruhnya bahwa Panja BP Batam resmi kita buka dan sudah mulai bekerja,” ucap Andre Rosiade.
Andre menyampaikan, Komisi VI DPR RI membuka ruang seluas-luasnya kepada seluruh masyarakat kepada para pihak, para pelaku usaha untuk segera bisa melaporkan ke Komisi VI, sehingga kami nanti bisa langsung bertemu dengan teman-teman para pihak yang mungkin punya masalah yang belum bisa diselesaikan.
“Nanti kita membuka posko aduan terkait persoalan usaha di Batam, khususnya para pelaku usaha untuk melapor ke Komisi VI DPR jika mendapat masalah saat ingin membuka usaha di Batam. Baik dari perizinan atau sengketa tanah,” jelasnya.
Andre menjelaskan, Panja BP Batam ini kita bentuk karena memang begitu banyak aduan yang datang ke Komisi VI terhadap permasalahan Batam di mana kita lihat Batam sekarang cita-cita berdirinya ingin menyaingi Singapura.
“Tapi, ternyata Batam tidak maksimal dan terkesan banyak permasalahan dan karena banyak aduan yang begitu banyak kami terima akhirnya Komisi VI memutuskan untuk membentuk Panja BP Batam,” jelas dia.
Andre juga menyatakan Panja BP Batam akan melakukan kunjungan ke lapangan untuk menemui para pihak yang bermasalah secara langsung. Artinya, kerja Panja BP Batam bukan hanya menggelar rapat di Komisi VI DPR.
“Panja Pengawasan Tata Kelola Kawasan Batam ini dalam rangka mengurai masalah menyelesaikan masalah, membantu menyelesaikan masalah dan juga memberikan solusi kepada BP Batam nanti kepada pemerintah tujuannya dalam rangka agar ke depan tujuan cita-cita awalnya Batam ini dibentuk bisa terwujud,” tutup dia.

