Keputusan pelatih Al Nassr, Ange Postecoglou, tidak membawa Cristiano Ronaldo dalam lawatan ke Uzbekistan menjadi perhatian menjelang pertandingan menghadapi Pakhtakor pada lanjutan AFC Champions League Elite 2026/2027.
Megabintang asal Portugal tersebut dipastikan tidak masuk dalam daftar pemain yang disiapkan untuk pertandingan di Tashkent, Senin (2/11/2026). Keputusan itu diambil sebagai bagian dari kebijakan rotasi pemain guna menjaga kondisi fisik di tengah padatnya agenda pertandingan dan perjalanan yang harus dijalani tim.
Absennya Ronaldo cukup menyita perhatian. Pasalnya, pemain berusia 41 tahun itu baru saja menunjukkan performa impresif dengan mencetak hat-trick bersama Al Nassr dalam pertandingan Liga Pro Saudi pekan sebelumnya.
Tambahan tiga gol tersebut membuat koleksi gol Ronaldo sepanjang karier profesional bersama klub dan tim nasional mencapai 985 gol.
Meski tengah berada dalam tren positif, Postecoglou memilih tidak mengambil risiko dengan memaksakan sang pemain tampil dalam pertandingan tandang tersebut. Selain Ronaldo, dua pemain lainnya, Kingsley Coman dan Mohamed Simakan, juga tidak disertakan dalam rombongan Al Nassr ke Uzbekistan.
Dalam keterangannya kepada media di Uzbekistan, Postecoglou menjelaskan bahwa keputusan tersebut berkaitan dengan kebutuhan mengatur beban kerja para pemain.
“Kami mempertimbangkan padatnya jadwal pertandingan serta banyaknya perjalanan yang harus ditempuh. Karena itu, sejumlah pemain perlu mendapatkan waktu istirahat,” demikian penjelasan Postecoglou mengenai kebijakan rotasi tersebut.
Perjalanan Al Nassr di Kompetisi Asia Belum Maksimal
Di tengah upaya menjaga kebugaran pemain, Al Nassr juga menghadapi tantangan untuk memperbaiki posisinya di kompetisi antarklub Asia.
Klub asal Riyadh tersebut belum mengawali perjalanan dengan hasil yang sesuai harapan. Al Nassr berada di posisi kesembilan klasemen sementara zona barat dan menjadi tim dengan peringkat terendah di antara lima wakil Arab Saudi.
Meski demikian, Postecoglou tetap menunjukkan optimisme terhadap perkembangan timnya. Ia menilai persiapan dan kondisi pemain telah mengalami peningkatan dibandingkan awal musim.
“Terlepas dari awal kompetisi yang cukup sulit, kondisi persiapan yang belum ideal, serta sejumlah kendala pada awal musim, saat ini kami sudah berada dalam tahap yang jauh lebih baik,” ujarnya, sebagaimana dikutip ESPN.
Situasi Keamanan Turut Mengganggu Jadwal Kompetisi

