Timnas Inggris mulai menghadapi pertanyaan besar mengenai sosok yang akan meneruskan peran Harry Kane sebagai ujung tombak tim. Meski masih produktif, Inggris perlu menyiapkan pilihan untuk masa depan ketika kapten mereka tidak lagi menjadi andalan di lini depan.
Menurut laporan BBC Sport yang ditulis Matt Jones pada 7 Oktober 2026, Kane masih berada dalam performa impresif. Penyerang Bayern Munich tersebut telah mencetak 91 gol dalam 125 penampilan bersama timnas Inggris.
Kane juga menyamai rekor penampilan internasional Peter Shilton setelah tampil dalam kemenangan 3-0 Inggris atas Republik Ceko. Dalam pertandingan tersebut, ia mencetak dua gol sekaligus mempertegas perannya sebagai pemain penting bagi tim.
Namun, usia Kane yang telah mencapai 33 tahun membuat Inggris perlu memikirkan regenerasi. Saat Piala Eropa 2028 berlangsung, Kane akan berusia 35 tahun.
Jude Bellingham Masuk dalam Pembahasan
Nama Jude Bellingham menjadi salah satu opsi yang menarik perhatian. Gelandang Real Madrid tersebut dinilai memiliki kemampuan untuk bermain lebih dekat dengan gawang, termasuk dalam peran penyerang tengah semu atau false nine.
Bellingham menunjukkan kontribusi gol yang meningkat bersama Inggris. Sejak Piala Dunia 2026, ia telah mencetak 10 gol dalam 12 pertandingan bersama tim nasional.
Kemampuan bermain di beberapa posisi menyerang membuat Bellingham berpotensi menjadi salah satu solusi bagi Thomas Tuchel. Meski demikian, perannya tidak sepenuhnya sama dengan Kane, yang mampu menghubungkan permainan dari lini tengah sekaligus menjadi pencetak gol utama.
Inggris Masih Membutuhkan Pilihan Penyerang
Selain Bellingham, sejumlah nama penyerang juga menjadi bahan pertimbangan. Dominic Calvert-Lewin termasuk pemain yang dapat dipertimbangkan, sedangkan Liam Delap dan Chuba Akpom masih perlu menunjukkan konsistensi untuk memperkuat peluang mereka.
Pilihan lain bagi Tuchel adalah menerapkan strategi tanpa penyerang tengah murni. Pendekatan tersebut memungkinkan Inggris mengandalkan pergerakan pemain dari lini kedua untuk menciptakan peluang.
Situasi ini menunjukkan bahwa tantangan Inggris bukan sekadar mencari pemain dengan kemampuan mencetak gol seperti Kane, melainkan menemukan komposisi lini serang yang sesuai dengan kebutuhan tim.
Kane masih menjadi sosok penting bagi Inggris. Namun, persiapan mencari penerusnya menjadi bagian penting dalam membangun kekuatan tim untuk kompetisi internasional mendatang.

