Seorang warga yang memantau pelaksanaan proyek menyampaikan:

“Kami meminta agar data kedalaman bore pile, spesifikasi teknis, dan laporan hasil uji laboratorium dipublikasikan secara terbuka. Apabila pondasinya tidak dibangun dengan kuat, bahayanya bukan dirasakan hari ini saja, melainkan puluhan tahun ke depan ketika bangunan ini digunakan oleh ribuan siswa.”

Untuk memperoleh kejelasan atas seluruh temuan tersebut, awak media telah mengonfirmasi langsung kepada Konsultan Pengawas pada Selasa (4 Agustus 2026). Pertanyaan diajarkan terkait kedalaman pengeboran, jumlah titik pondasi, spesifikasi besi tulangan, serta alasan pengecoran tetap dilakukan saat hujan turun. Namun pihak Konsultan Pengawas menyatakan tidak berwenang memberikan keterangan kepada media.

“Mohon maaf, saya tidak berwenang memberikan keterangan atau wawancara terkait proyek ini kepada media. Untuk informasi resmi, silakan menghubungi pihak yang berwenang atau juru bicara yang telah ditunjuk. Terima kasih,” demikian jawaban tertulis yang disampaikan pihak Konsultan Pengawas.

Awak media juga telah menyampaikan permintaan konfirmasi kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) melalui pesan tertulis. Hingga berita ini disusun, pesan tersebut belum memperoleh tanggapan. Sementara itu, pihak Kontraktor PT Razasa Karya juga belum memberikan keterangan resmi terkait temuan rekaman pengecoran saat hujan maupun data teknis pondasi yang diminta oleh masyarakat.

Pembangunan fasilitas pendidikan bernilai besar ini menyangkut kepentingan generasi mendatang, sehingga keterbukaan informasi serta kepatuhan terhadap prosedur teknis menjadi hal yang tidak dapat ditawar. Masyarakat berhak mengetahui apakah setiap tahapan pekerjaan telah dilaksanakan sesuai dengan spesifikasi yang telah disepakati. Di sisi lain, pihak pelaksana juga berhak memberikan penjelasan apabila terdapat alasan teknis yang mendasari setiap keputusan yang diambil di lapangan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak Konsultan Pengawas, Pejabat Pembuat Komitmen, maupun Kontraktor terkait pertanyaan-pertanyaan yang telah diajukan awak media. Ruang hak jawab dan klarifikasi tetap terbuka seluas-luasnya bagi seluruh pihak terkait untuk memberikan penjelasan yang sah, terukur, dan transparan kepada masyarakat./Setiaman Zebua.