Namun, menurutnya, dasar penolakan bukan persoalan kelengkapan dokumen, melainkan keterlambatan pelaporan kejadian.

“Alasannya karena terlambat lapor,” kata Tomas saat ditemui di Kantor Cabang Asuransi Cakrawala Proteksi pada Jumat (24/7/2026).

Pernyataan singkat tersebut menjadi bagian penting dalam persoalan ini. Di satu sisi, konsumen mempertanyakan proses pelayanan dan lamanya kepastian yang diterima. Di sisi lain, pihak asuransi menyatakan keterlambatan pelaporan sebagai alasan penolakan klaim.

Perbedaan sudut pandang tersebut membuat proses klaim YS belum berhenti pada keputusan penolakan.

BNI Finance Sudah Dua Kali Ajukan Banding
Media ini kemudian meminta tanggapan BNI Finance Kota Batam terkait persoalan tersebut.
Kepala Cabang BNI Finance Batam, Surya, mengatakan pihaknya telah melakukan upaya banding terhadap keputusan penolakan klaim tersebut.

Bahkan, menurut Surya, proses banding telah dilakukan sebanyak dua kali karena jawaban dari pihak Asuransi Cakrawala Proteksi masih tetap sama.

“Kita sudah melakukan banding. Sudah dua kali banding karena alasan dari cabang asuransi Cakrawala tetap dengan jawaban yang sama. Jadi, kita banding lagi, tapi hasilnya masih menunggu,” ujar Surya.

Dengan demikian, polemik klaim kendaraan milik YS masih belum menemui titik akhir. Hasil banding menjadi penentu apakah keputusan penolakan klaim tersebut akan tetap dipertahankan atau kembali ditinjau.

Konsumen Soroti Kepastian dan Transparansi Pelayanan
Kasus ini menyoroti pentingnya kepastian informasi dalam proses klaim asuransi. Bagi konsumen, penolakan klaim tentu merupakan keputusan yang memiliki konsekuensi besar, terlebih kendaraan masih berkaitan dengan pembiayaan.

Persoalan yang dipertanyakan YS bukan semata-mata mengenai diterima atau ditolaknya klaim, tetapi juga mengenai bagaimana informasi mengenai persyaratan, keterlambatan pelaporan, proses verifikasi, hingga keputusan akhir disampaikan kepada konsumen.

Konsumen pada dasarnya membutuhkan kejelasan mengenai apakah sebuah klaim masih dapat diproses sejak awal atau memiliki kendala yang berpotensi menyebabkan penolakan.

Dalam kasus YS, keputusan penolakan baru diterimanya setelah menunggu sekitar empat bulan. Sementara itu, pihak BNI Finance menyatakan masih mengupayakan banding dan menunggu hasil keputusan selanjutnya.

Hingga berita ini diturunkan, hasil akhir proses banding atas klaim kendaraan YS masih belum diketahui.

Redaksi akan terus memantau perkembangan kasus ini dan membuka ruang bagi pihak terkait untuk memberikan penjelasan maupun klarifikasi lebih lanjut./Red.