Dari usulan penambahan 10 ruang kelas yang disampaikan pihak sekolah dan orang tua siswa, Amsakar meminta agar pembangunan minimal lima ruang kelas baru dapat direalisasikan.

“Kita ingin proses belajar mengajar berjalan ideal dan nyaman bagi anak-anak. Jika ditambah minimal lima kelas, setidaknya sif belajar bisa dipangkas dari empat sif menjadi dua sif saja,” ujar Amsakar.

Selain meninjau ruang belajar, Amsakar juga memeriksa kondisi jalan dan saluran drainase di depan sekolah. Ia meminta dinas teknis terkait segera menindaklanjuti persoalan infrastruktur tersebut untuk mendukung kenyamanan dan keselamatan warga sekolah.

Peninjauan kemudian dilanjutkan ke fasilitas umum berupa lapangan bola voli yang digunakan warga setempat. Amsakar meminta Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman, dan Pertamanan (Perkimtan) Kota Batam merapikan fasilitas tersebut agar dapat dimanfaatkan masyarakat secara optimal.

Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Batam dalam merespons kebutuhan masyarakat, terutama terkait peningkatan sarana pendidikan. Penambahan ruang kelas di SDN 013 Sekupang diharapkan dapat mengurangi kepadatan jadwal belajar sehingga siswa memperoleh waktu belajar yang lebih ideal.