Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, meninjau pelaksanaan perdana Sumatif Akhir Semester (SAS) Online Tahun 2025 di SMP Negeri 12 Batam, Senin (8/12).

Ujian SAS berbasis daring tersebut dilaksanakan serentak di 133 sekolah, terdiri atas 65 SMP negeri, 63 SD negeri, dan 5 SD swasta dengan total peserta mencapai 187.000 siswa.

Implementasi ujian digital ini dinilai sebagai langkah strategis untuk menyiapkan generasi muda menghadapi tantangan global sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi di lingkungan pendidikan. Dalam kesempatan itu, Amsakar memberikan motivasi kepada para siswa agar memanfaatkan momentum ujian digital untuk meningkatkan disiplin belajar.

“Belajarlah dengan baik karena masa depan bangsa bergantung kepada kalian semua. Semangat. Mudah-mudahan pelaksanaan perdana ujian digital ini memberi dampak positif bagi mutu pembelajaran di Kota Batam,” ujar Amsakar.

Ia menegaskan bahwa digitalisasi ujian adalah keniscayaan di tengah perkembangan teknologi. Menurutnya, penerapan sistem tersebut akan mendukung efektivitas guru serta memberikan penilaian yang lebih objektif.

“Jika kita bisa beradaptasi dengan baik, digitalisasi akan mempermudah kerja guru, meningkatkan kualitas belajar, dan memberikan penilaian yang lebih akurat. Intinya, digitalisasi harus membawa manfaat bagi peningkatan kualitas pembelajaran,” kata Amsakar.