Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Jenderal Pesantren memperkuat kerja sama dengan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk menyemarakkan peringatan Hari Santri Nasional 2026.

Kolaborasi tersebut dibahas dalam pertemuan Direktur Jenderal Pesantren Kemenag, Basnang Said, bersama Ketua Umum PBNU KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin di Jakarta. Pertemuan ini sekaligus menjadi bagian dari persiapan agenda peringatan Hari Santri serta upaya memperkuat peran pesantren di Indonesia.

Sinergi Kemenag dan PBNU diharapkan mampu menghidupkan kembali semangat perjuangan para ulama dan santri yang memiliki kontribusi besar dalam perjalanan sejarah bangsa, khususnya dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Selain membahas pelaksanaan peringatan, kedua pihak juga menyoroti pentingnya penguatan tata kelola pesantren, peningkatan kualitas layanan, serta pengembangan kemandirian santri.

Gus Kikin menyambut baik keberadaan Direktorat Jenderal Pesantren di lingkungan Kemenag. Menurutnya, pembentukan lembaga tersebut merupakan bagian dari perjuangan panjang para kiai dan pesantren dalam memperoleh dukungan negara bagi pengembangan pendidikan pesantren.