Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) terus memperluas peluang investasi dari Korea Selatan melalui partisipasi dalam South Korea Aero Summit 2026 dan pertemuan dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Seoul, Rabu (21/10/2026).
Berdasarkan data Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM RI, realisasi investasi Korea Selatan di Batam pada semester I 2026 mencapai Rp1,175 triliun. Angka tersebut meningkat 4.169,8 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.
Dalam agenda tersebut, Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, memperkenalkan peluang investasi di sektor penerbangan, perawatan dan perbaikan pesawat (maintenance, repair, and overhaul/MRO), kargo udara, serta industri pendukung Bandara Internasional Hang Nadim.
Fary menegaskan, pengembangan Hang Nadim perlu terintegrasi dengan kawasan industri dan rantai pasok global, didukung kepastian regulasi serta kemudahan berusaha untuk menarik investasi berkelanjutan.

