Sahabat,
Untuk bertahan melawan badai kehidupan berlabuhlah pada batu karang yang teguh.

Keteguhan hati, itulah yang kita butuhkan hari – hari belakangan ini, sehingga ketika terjadi peristiwa – peristiwa yang membuat banyak orang ketakutan, bingung dan was-was, kita akan tetap bereaksi positif.

Abaikan hal – hal itu dengan aktif melayani dan bersekutu dengan Tuhan.
1 Korintus 15:58 dikatakan : Karena itu,saudara – saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia.

Masalah Kemampuan yang Terukur

Sahabat,
Masalah adalah sarana Tuhan untuk membentuk kita menjadi anak-anakNya yang serupa dengan Kristus.
Kita tidak perlu merasakan, bahwa mengikut Yesus akan susah, sebab Tuhan tidak akan mengijinkan suatu masalah melampaui kekuatan kita.

Dengan kebijaksanaan-Nya , Ia mengukur seberapa mampu kita memikul suatu beban. Jadi, jangan alergi terhadap masalah.

Hidup tidak mungkin lepas dari kesulitan dan masalah,
juga tidak akan lebih bahagia jika tanpa masalah.
Sering kali dibaliknya itu terdapat kebahagiaan, nilai-nilai dan mutiara-mutiara kehidupan.

Dalam Yakobus 1:12 dikatakan, “Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia”.

Di dalam 1 Korintus 10;13 dikatakan, “Pencobaan – pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan – pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu, Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan keluar, sehingga kamu dapat menanggungnya”./Red.

Sumber: Pdt. Iskandar Dachi