Keputusan itu terbukti tepat. Henderson melepaskan tendangan bebas akurat yang meluncur ke sudut atas gawang Bournemouth, tanpa mampu dihentikan penjaga gawang Darde Petrovic.
Gol spektakuler tersebut sekaligus memastikan kemenangan besar Chelsea dengan skor akhir 5-1.
Meski berhasil mencetak gol, Henderson mengakui bahwa Rogers awalnya tidak terlalu senang karena harus menyerahkan kesempatan mengeksekusi tendangan bebas.
Henderson menjelaskan bahwa dirinya telah berlatih melakukan tendangan bebas secara konsisten selama satu hingga dua pekan sebelum pertandingan.
Ia juga mengungkapkan bahwa Cole Palmer sempat menanyakan arah perayaan gol yang akan dilakukannya, seolah sudah memperkirakan tendangan tersebut bakal menghasilkan gol.
Henderson menyampaikan apresiasi kepada Palmer dan Rogers yang akhirnya memberikan kesempatan kepadanya untuk mengambil tendangan bebas tersebut.
Henderson Catat Prestasi Istimewa Bersama Chelsea
Penampilan Henderson dalam pertandingan ini tidak hanya menghasilkan dua gol, tetapi juga satu assist.
Dengan kontribusi langsung terhadap tiga gol Chelsea, Henderson mencatatkan pencapaian istimewa pada usia 36 tahun 115 hari.
Ia menjadi pemain tertua Chelsea yang terlibat langsung dalam terciptanya tiga gol dalam satu pertandingan.
Catatan tersebut juga menjadi pencapaian menarik di Liga Inggris setelah Cristiano Ronaldo melakukan hal serupa pada usia 37 tahun pada 2022.
Kemenangan atas Bournemouth semakin memperlihatkan ketajaman lini serang Chelsea. Di sisi lain, peristiwa antara Henderson dan Rogers menjadi cerita tersendiri di balik pesta gol tuan rumah.
Meskipun sempat berbeda pendapat mengenai eksekutor tendangan bebas, keputusan akhir justru menghasilkan salah satu gol paling menarik dalam pertandingan tersebut.

