Badan Pengusahaan (BP) Batam terus mendorong terciptanya ekosistem media yang profesional dan berkualitas melalui penguatan sinergi kelembagaan bersama Dewan Pers. Upaya tersebut diwujudkan melalui kunjungan BP Batam ke Kantor Dewan Pers di Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Pertemuan ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan insan pers, sekaligus membahas berbagai tantangan dunia jurnalistik di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan disrupsi informasi.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menyampaikan bahwa pers memiliki peran strategis dalam menyebarluaskan informasi pembangunan kepada masyarakat. Menurutnya, keberadaan media yang kredibel dan profesional menjadi salah satu faktor penting dalam membangun pemahaman publik terhadap berbagai program dan perkembangan Kota Batam.

Ia menilai, perubahan lanskap informasi saat ini menuntut adanya kemitraan media yang adaptif, transparan, dan tetap berpegang pada prinsip-prinsip jurnalistik. Oleh karena itu, komunikasi dan kolaborasi antara BP Batam dengan Dewan Pers dinilai penting untuk mendukung peningkatan kualitas pemberitaan serta literasi informasi masyarakat.

“Bagi BP Batam, insan pers merupakan mitra strategis dalam menyampaikan informasi pembangunan yang akurat dan kredibel kepada masyarakat. Kami tentunya berharap jurnalisme di Batam terus tumbuh secara profesional dan berkualitas,” ujar Ariastuty.

Ia menambahkan, BP Batam senantiasa membuka kesempatan bagi terjalinnya kolaborasi yang konstruktif dengan media. Namun, kemitraan tersebut perlu dilandasi komitmen bersama terhadap profesionalisme, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, serta penghormatan terhadap independensi dan tugas jurnalistik.

Seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan Batam, Ariastuty juga menyoroti pentingnya peran pers dalam menjembatani informasi pembangunan dengan kebutuhan masyarakat. Pemberitaan yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab diharapkan mampu membantu publik memahami dinamika pembangunan sekaligus memperkuat kepercayaan terhadap informasi yang disampaikan.

“Kami selalu siap untuk berkolaborasi dan menghormati tugas-tugas jurnalistik. Semoga hasil diskusi kami dengan Dewan Pers dapat memberikan manfaat terhadap ekosistem media di Batam,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Pers, Totok Suryanto, menekankan bahwa profesionalisme merupakan fondasi utama bagi pers dalam menghadapi tantangan disrupsi informasi. Menurutnya, penerapan aturan dan etika jurnalistik menjadi hal mendasar untuk menjaga kualitas informasi yang diterima masyarakat.

Totok menjelaskan, kepatuhan terhadap Undang-Undang Pers dan Kode Etik Jurnalistik harus menjadi pedoman bagi insan pers dalam menjalankan tugasnya. Kedua landasan tersebut berperan penting dalam menjaga kredibilitas pemberitaan, mempertahankan kepercayaan publik, serta mendukung keberlangsungan industri media.

“Pers harus profesional dengan memegang teguh dua hal tadi, UU Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Pada prinsipnya, penyampaian informasi publik itu tetap ada mekanismenya dan ini yang perlu kita perhatikan bersama,” tegas Totok.

Melalui pertemuan tersebut, BP Batam berharap komunikasi dan sinergi dengan Dewan Pers dapat terus diperkuat guna mendukung perkembangan industri media yang sehat dan profesional di Batam.

Kolaborasi yang berlandaskan keterbukaan, tanggung jawab, dan penghormatan terhadap fungsi masing-masing diharapkan dapat meningkatkan literasi informasi publik serta memperluas akses masyarakat terhadap pemberitaan yang kredibel. Dengan demikian, pers dapat terus berkontribusi dalam mendukung pembangunan Batam yang transparan, informatif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.