Polemik konten pada akun TikTok @human.activity menjadi perhatian Relawan ASLI setelah sejumlah unggahannya dinilai melampaui batas kritik terhadap pimpinan Pemerintah Kota Batam.

Relawan ASLI (Amsakar-Li Claudia) yang dipimpin Ketua Relawan M. Nur mendatangi Markas Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Mapolda Kepri) pada Jumat (23/10/2026).

Kedatangan tersebut berkaitan dengan rencana pelaporan atas konten akun TikTok @human.activity yang dinilai mengandung unsur provokasi dan dugaan ujaran kebencian terhadap Wali Kota Batam Amsakar Achmad serta Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra.

Seusai kedatangan Relawan ASLI ke Mapolda Kepri, akun TikTok @human.activity dilaporkan sudah tidak ditemukan atau hilang dari aplikasi TikTok. Meski demikian, belum dapat dipastikan penyebab akun tersebut tidak lagi muncul, termasuk apakah berkaitan dengan langkah Relawan ASLI atau faktor lain.

Ketua Relawan ASLI, M. Nur, sebelumnya menegaskan bahwa kritik terhadap pemerintah merupakan bagian penting dalam kehidupan demokrasi. Namun, ia mengingatkan bahwa kebebasan berpendapat harus disertai tanggung jawab, didasarkan pada fakta, serta tidak mengarah pada provokasi maupun tuduhan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.