Salah satu aspirasi dari masyarakat yang didengar Amsakar, yakni pembangunan jembatan yang menghubungkan antara pulau Mad Belanda dengan pulau Belakangpadang,” sambungnya.

“Dengan adanya program-program tersebut, maka Batam dapat menjadi kota yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera serta juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam mendukung program pemerintah demi kemajuan bersama,” tuturnya.

Wakil Walikota Batam yang sudah dua periode itu menghimbau kepada seluruh warga untuk tidak ada hal – hal kontrakproduktif.

“Jaga Batam tetap kondusif, tetap kedepankan etika dan politik yang bermartabat. Tidak usah lagi urus tepi kain orang lain, namun baiknya merangkul dan cerikanlah ASLI ke tetangga, saudara, rekan sahabat. Terakhir, salam dari Bu Li Claudia Chandra karena tidak bisa hadir, sebab beliau ada urusan dengan Partai Gerindra di Jakarta,” pungkasnya.

Salah seorang warga yang menyampaikan aspirasinya, Karyatno mengungkapkan bahwa pasangan ASLI ini benar-benar menjadi pemimpin masa depan kota Batam. Oleh karenanya, kita berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh dalam Pilkada Serentak tahun 2024.

“Sosok kedua pemimpin ini sangat tepat dan cocok untuk kemajuan kota Batam ke depan. Mereka ini punya keseimbangan. Beliau (Amsakar) sudah berpengalaman di Executif (pemerintahan) selama 27 tahun, sedangkan Ibu Li Claudia punya pengalaman di bidang Legislatif. Maka, mari semuanya, fokus dan satukan hati untuk memenangkan ASLI pada 27 November tahun 2024,” tutupnya.

Turut hadir dalam acara tersebut, yakni Ketua Tim Relawan ASLI, M. Nur, Koorwil Belakangpadang Jumari Koorcam Izhard dan Ketua Satgas Tim ASLI beserta anggotanya. Diketahui, seusai acara, Calon Walikota Batam bersama tim meninjau rumah pemenangan./Red.