Surat Keputusan (SK) Kepengurusan Karang Taruna Kecamatan Sagulung dinyatakan tidak ada perubahan.
Hal ini disampaikan oleh Ketua Karang Taruna Kota Batam, Zul Arif seusai pimpin Rapat Koordinasi (Rakor) di Aula Kantor Camat Sagulung, Kota Batam, pada Selasa (25/06/24), sekira pukul 16.00 WIB.
Untuk diketahui sebelumnya, telah viral terkait pergantian Ketua Karang Taruna Kecamatan Sagulung, Jasman Harahap diganti dengan atas nama Budi yang diduga dilakukan pergantian secara sepihak. Hebohnya hal ini karena telah beredar sejumlah spanduk di beberapa titik di wilayah Kecamatan Sagulung.
Selain itu, ada surat yang isinya meminta penjelasan kepada Camat Sagulung, Muhammad Hafiz selaku Pembina Karang Taruna Kecamatan Sagulung terkait pergantian Ketua Jasman Harahap tanpa adanya pemberitahuan (pergantian sepihak) kepada setiap Karang Taruna masing-masing kelurahan, dan juga ucapan selamat yang dilakukan oleh Zul Arif kepada Budi sebagai Ketua Karang Taruna Kecamatan Sagulung.
Dari hasil wawancara tim media ini pada Selasa (25/06), kepada Ketua Karang Taruna Kota Batam saat dimintai keterangannya, Zul Arif menyampaikan jika hal itu semua tidak benar.
“Kepengurusan Karang Taruna di Kecamatan Sagulung tidak ada perubahan. Kalau ucapan di grup WhatsApp Messenger itu hanya mis komunikasi saja,” kata Zul Arif mengakhiri keterangannya, sembari menutup pintu mobilnya dan langsung pergi dengan alasan mau sholat, sedangkan di Kantor Camat ada Mushola.
Parahnya, Camat Sagulung, Muhammad Hafiz enggan berkomentar dan terkesan bungkam saat tim media ini meminta keterangannya seusai pimpin Rakor Karang Taruna Kota Batam, Kecamatan dan Kelurahan. Camat Hafiz justru cepat – cepat masuk ke dalam mobil pribadinya dan langsung pergi.
Di kesempatan ini, ucapan terima kasih dari Ketua Karang Taruna Kecamatan Sagulung, Jasman Harahap yang resmi secara SK, Adrinal selaku Ketua Kelurahan Sei Lekop, Afriadi selaku Ketua Kelurahan Sei Langkai, Tugiran selaku Ketua Sei Pelunggut, Harmoko selaku Ketua Kelurahan Sei Binti, atas klarifikasi yang disampaikan oleh Zul Arif selaku Ketua Karang Taruna Kota Batam.
“Terima kasih atas klarifikasi Ketua Karang Taruna Kota Batam, walaupun kami tidak puas dengan hasil yang disampaikan, dimana banyak hal dan aspirasi yang kami sampaikan, namun tidak diserap oleh mereka dan tidak ditanggapi dengan benar,” kata Jasman Harahap, yang dirinya sudah dikeluarkan dari grup WhatsApp Messenger pengurus Karang Taruna setingkat kota Batam.
Selain itu, Adrinal dan Harmoko serta Afriadi memberikan ultimatum (tuntutan/petisi) kepada Camat Sagulung, Muhammad Hafiz selaku pembina Karang Taruna Kecamatan Sagulug, untuk tidak menggunakan keuasaan dan wewenangnya dengan semena – mena.
“Jangan karena ada kekuasaan dan wewenang, kami yang di bawah ini jadi disepelekan,” cetus Harmoko mengakhiri, mewakili keduannya./Red.

