PT PLN Batam menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial mengenai gangguan layanan internet akibat kerusakan kabel bawah laut Singapura–Batam tidak berkaitan dengan gangguan maupun proses pemulihan sistem kelistrikan PLN Batam.
Dalam pengumuman yang disampaikan melalui akun media sosial resminya pada Senin (12/10/26), PLN Batam mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap informasi yang belum terverifikasi dan tidak langsung mempercayai maupun menyebarkannya.
Informasi yang beredar tersebut memuat pemberitahuan gangguan layanan internet serta estimasi perbaikan pada 12 hingga 15 Oktober 2026. Namun, informasi mengenai estimasi perbaikan pada tanggal tersebut merupakan informasi hoaks dan tidak dapat dijadikan acuan resmi.
PLN Batam meminta masyarakat untuk memastikan kebenaran setiap informasi melalui kanal media sosial resmi PLN Batam agar memperoleh penjelasan yang akurat dan terpercaya.
Masyarakat juga diimbau untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi karena dapat menimbulkan keresahan dan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
PLN Batam menegaskan pentingnya mengakses sumber informasi resmi untuk mengetahui perkembangan layanan kelistrikan serta menghindari informasi keliru yang beredar di media sosial.

