Koordinator Pemenangan Pemilu Wilayah Kepulauan Riau, Pietra Machreza Paloh memberikan himbauan dan menegaskan kepada seluruh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Partai Nasdem Kota, Kabupaten dan Provinsi yang terpilih pada pemilihan legislatif kemarin (Februari 2024) untuk tegak lurus memenangkan calon kepala daerah (Cakada) di wilayah masing-masing.
Hal tersebut disampaikan Pietra Paloh saat dikonfirmasi oleh media terbaiknews.com pada Kamis malam (10/10), sekira pukul 20.00 WIB. Tidak hanya itu, ia juga menegaskan hal ini kepada seluruh pengurus DPW, DPD, DPC dan DPRT serta Kader Partai NasDem.
“Kalau mereka masih menganggap sebagai kader Partai NasDem, maka tegak luruslah dengan partai dan keputusan partai. Partai telah memberikan rekomendasi kepada mereka yang akan maju sebagai kepala daerah di setiap Kota dan Kabupaten serta di Provinsi Kepulauan Riau, maka wajib hukumnya untuk satu komando dan tegak lurus pada instruksi partai,” kata Pietra Paloh saat dihubungi redaksi media inj via telpon seluler, Kamis (10/10).
Lebih lanjut, Pietra Paloh menyampaikan, kader dan Anggota DPRD Kota dan Provinsi wajib juga untuk menjadi bagian dari pemenangan dan serta mengkampanyekan Calon Kepala Daerah (Cakada) yang murni dari Partai Nasdem pada Pilkada Serentak tahun 2024, dalam hal ini, Amsakar Achmad di Kota Batam, Rahma di Kota Tanjungpinang, Muhammad Nizar di Kabupaten Lingga dan Muhammad Rudi di Provinsi Kepri.
“Seperti di Kota Batam, ada Amsakar Achmad berpasangan dengan Li Claudia Chandra (Kader Gerindra), Rahma-Rizha Hafish di Kota Tanjungpinang, di Kabupaten Lingga ada Muhammad Nizar – Novriza. Untuk Gubernur Provinsi Kepri ada Muhammad Rudi-Aunur Rafiq. Jadi, kalau ragu apalagi ketahuan ada yang membelot bahkan berlawanan, maka partai NasDem akan memberikan sanksi tegas kepada anggota DPRD tersebut, bisa antara pemberhentian atau di PAW-kan. Hal ini saya sampaikan berdasarkan rapat dan amanat dari Partai NasDem kemarin,” jelas Pietra Paloh, yang juga sebagai Ketua Umum DPP GARPU itu.
Ia menambahkan, untuk cakada sendiri, tentunya ada pertimbangan tersendiri. Mengingat kedua pasangan calon baik Cawabup, Cawawabup, Cawako, Cawawako, Cagub dan Cawagub bukanlah dari partai yang sama.
“Yang penting tegak lurus dengan instruksi partai, agar mesin partai terus bergerak untuk memenangkan Pilkada Kota, Kabupaten dan Provinsi, sebagaimana yel-yel Partai NasDem ‘Bersatu, Berjuang, Menang’ yang menggaungkan Gerakan Restorasi dan Perubahan, yang dilahirkan dari darah seorang Surya Paloh. Jadi sekali lagi, satu suara memenangkan Cakada murni dari Partai NasDem. Bagaimana mau berjuang kalau tidak bersatu,” pungkasnya.

