Sahabat,
Bisa bayangkan sebuah tanaman yang akar-akarnya belum kuat atau belum menjalar ke kedalaman tanah, tetapi langsung bisa menumbuhkan banyak buah?

Bisa dipastikan tanaman tersebut akan goyah dan tidak akan kuat untuk menampung buah – buah yang telah dihasilkan dan akhirnya tanaman itu akan tumbang.

Demikian juga dengan hidup kita. Terkadang suatu pengharapan yang kita taruh kepada Tuhan tidak kunjung datang, itu bukan berarti kita sia-sia berharap.

Tuhan ingin kita tetap berharap kepada Dia dan semakin bergantung kepada Dia, karena di saat itu Tuhan sedang menumbuhkan akar-akar kita supaya semakin kuat dan semakin bergantung kepada-Nya.

Suatu hari ketika Dia melihat bahwa akar-akar kita telah kuat, barulah Dia mewujudkan pengharapan kita, karena Dia tahu bahwa kita tidak akan goyah atau tumbang ketika telah menerima pengharapan itu. Karena itu, teruslah berharap kepada Tuhan dan taruhlah pengharapan itu kepada Tuhan.

Percayalah bahwa pengharapan itu tidak akan sia-sia, karena janji Tuhan itu YA dan AMIN di atas semua janji yang ada pada manusia, yang kadang kita suka berharap, karena kita mau sesuatu yang instan tanpa proses.

Di dalam Ibrani 6:19 dikakatakn “Tetapi, hai saudara-saudaraku yang kekasih, sekalipun kami berkata demikian tentang kamu, kami yakin, bahwa kamu memiliki sesuatu yang lebih baik, yang mengandung keselamatan”./Red.

Sumber : Pdt. Iskandar Dachi