BP Batam juga telah melakukan sejumlah langkah untuk mengurangi dampak pergerakan tanah. Selain memperbaiki badan jalan, pengaturan aliran air di sekitar kawasan sempat dilakukan untuk mengurangi beban air. Namun, langkah tersebut belum sepenuhnya menghentikan pergerakan tanah.

Salah satu opsi teknis yang tengah dipertimbangkan adalah pemasangan sheet pile secara rapat untuk menahan pergerakan tanah. Penguatan tersebut direncanakan menjadi tahap awal sebelum dilakukan kembali pekerjaan pada badan jalan.

“Prinsipnya, pergerakan tanah harus kita stabilkan terlebih dahulu. Setelah itu baru dilakukan pekerjaan pada badan jalan. Jadi, kita tidak hanya menangani dampak di permukaan, tetapi juga memperkuat struktur yang menahan pergerakan tanah,” jelas Ariastuty.

Sebelumnya, BP Batam juga telah melakukan penanganan menggunakan sistem piling. Namun, berdasarkan evaluasi teknis, jarak antarpancang dinilai masih memungkinkan tanah dan air bergerak melalui celah sehingga diperlukan kajian terhadap sistem penguatan yang lebih sesuai.

Saat ini, BP Batam masih menyiapkan langkah lanjutan berdasarkan hasil kajian teknis. Perhitungan kebutuhan pekerjaan dan biaya menjadi bagian yang harus diselesaikan sebelum pekerjaan fisik dilaksanakan.

BP Batam juga mengkaji kemungkinan pengurangan beban tanah di sekitar lokasi sebagai langkah awal. Upaya tersebut diharapkan dapat mengurangi tekanan pada bidang tanah yang mengalami pergerakan sembari menunggu pelaksanaan penguatan struktur.

Untuk pekerjaan utama, termasuk pemasangan sheet pile dan perbaikan badan jalan, diperlukan proses administrasi, penganggaran, serta pengadaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Ariastuty memastikan BP Batam terus mendorong penyelesaian persoalan Jalan Gajah Mada dengan mempertimbangkan hasil kajian teknis dan tahapan administrasi.

“Kami memahami kondisi Jalan Gajah Mada ini menjadi perhatian masyarakat. Karena itu, penanganannya harus dilakukan secara tepat berdasarkan kajian. Targetnya bukan sekadar memperbaiki jalan, tetapi memastikan kondisi tanah yang menjadi dasar jalan juga ditangani,” pungkasnya./Red.