Timnas Inggris akhirnya menemukan cara untuk menutup perjalanan di Piala Dunia 2026 dengan kepala tegak. Setelah tersingkir di semifinal, The Three Lions bangkit dan meraih kemenangan dramatis 6-4 atas Prancis dalam perebutan tempat ketiga.
Hasil tersebut menjadi pencapaian penting bagi Inggris. Skuad asuhan Thomas Tuchel berhasil mengamankan posisi ketiga sekaligus mencatat finis terbaik di Piala Dunia sejak terakhir kali menjadi juara pada 1966.
Pertandingan melawan Prancis berlangsung terbuka sejak awal. Inggris tampil agresif dan mampu membangun keunggulan besar pada babak pertama sebelum Prancis memberikan perlawanan sengit setelah turun minum.
Bukayo Saka menjadi salah satu pemain paling menentukan dengan torehan tiga gol. Declan Rice dan Ezri Konsa turut mencatatkan nama di papan skor, sementara Jude Bellingham memastikan kemenangan Inggris melalui gol pada masa tambahan waktu.
Prancis sempat memberikan tekanan besar setelah mencetak empat gol, tetapi Inggris mampu mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir.
Kemenangan tersebut sekaligus menjadi respons Inggris setelah kekalahan di semifinal. Alih-alih mengakhiri turnamen dengan kekecewaan, The Three Lions mampu bangkit dan merebut medali perunggu.
Bagi Inggris, posisi ketiga menjadi capaian bersejarah. Mereka sebelumnya hanya mampu mencapai semifinal dalam beberapa edisi Piala Dunia setelah era kejayaan 1966, tetapi belum pernah memenangkan pertandingan perebutan tempat ketiga.
Kini, Inggris memiliki modal baru untuk menatap masa depan. Perjalanan di Piala Dunia 2026 menunjukkan bahwa The Three Lions semakin kompetitif di panggung sepak bola dunia, sementara Thomas Tuchel dan para pemainnya memiliki pekerjaan berikutnya untuk membawa Inggris melangkah lebih jauh pada turnamen mendatang./Red.

