Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal berakhir sehingga pertandingan dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.

Thailand kemudian berbalik unggul 2-1 pada menit ke-110 melalui Peeradol Chamrasamee dalam sebuah serangan balik.

Indonesia tidak menyerah. Enam menit berselang, Elkan Baggott berhasil mencetak gol untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Gol tersebut membuat laga kembali berlangsung semakin menegangkan hingga akhir perpanjangan waktu.

Karena skor tetap imbang, penentuan juara harus dilakukan melalui adu penalti.

Dalam drama dari titik putih tersebut, Indonesia tampil lebih tenang. Empat eksekutor Garuda berhasil menjalankan tugasnya, sementara dua penendang Thailand, Sarach Yooyen dan Nattapong Sayriya, gagal mencetak gol.

Indonesia akhirnya menang 4-2 dalam adu penalti dan memastikan diri sebagai juara perdana FIFA ASEAN Cup 2026.

Gelar tersebut menjadi pencapaian bersejarah bagi Timnas Indonesia karena FIFA ASEAN Cup 2026 merupakan edisi perdana turnamen tersebut. Kemenangan atas Thailand di SUGBK sekaligus membawa Garuda meraih trofi internasional di level Asia Tenggara.

Kemenangan ini juga menjadi malam bersejarah bagi para pemain, pelatih, dan pendukung Timnas Indonesia yang memenuhi SUGBK. Drama 120 menit hingga adu penalti akhirnya berbuah manis dengan trofi FIFA ASEAN Cup 2026 berada di tangan Indonesia./Red.