Pada sektor infrastruktur, Presiden mengapresiasi percepatan pembangunan jembatan yang dinilai penting untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah, terutama di kawasan pedesaan yang membutuhkan akses lebih baik.
“Saya terima kasih Satgas Jembatan, ketuanya Pak Maruli, terima kasih berhasil sekarang sudah mendekati 5 ribu jembatan,” kata Prabowo.
Pemerintah juga mendorong penguatan layanan kesehatan melalui pembangunan rumah sakit daerah. Presiden menyebut sebanyak 66 rumah sakit daerah telah dianggarkan, dengan 22 rumah sakit di antaranya telah selesai dibangun.
Selain infrastruktur fisik, peningkatan kualitas pelayanan publik menjadi perhatian pemerintah. Pengembangan mal pelayanan publik dan digitalisasi birokrasi didorong untuk meningkatkan efektivitas layanan kepada masyarakat, termasuk dalam proses penyaluran bantuan sosial.
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo menyampaikan apresiasi kepada jajaran kabinet serta sejumlah tokoh nasional yang memberikan dukungan terhadap jalannya pemerintahan. Menurutnya, keterlibatan berbagai elemen dan pengalaman para tokoh nasional dapat menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan pembangunan.
Presiden secara khusus menyampaikan terima kasih kepada sejumlah tokoh yang bergabung dalam Dewan Pertimbangan Presiden, di antaranya Chairul Tanjung, Wiranto, dan Hatta Rajasa.
“Terima kasih tokoh-tokoh nasional yang bergabung di Dewan Pertimbangan Presiden, ini kehormatan bagi saya, begitu banyak tokoh-tokoh nasional, terima kasih, ada Pak Chairul Tanjung, ada Pak Wiranto, ada Pak Hatta Rajasa,” ucapnya.
Menutup arahannya, Prabowo mengingatkan bahwa berbagai capaian yang telah diraih tidak boleh membuat pemerintah mengabaikan pekerjaan rumah yang masih harus diselesaikan. Ia meminta seluruh jajaran tetap bekerja sama, mengevaluasi kekurangan, dan mempercepat pelaksanaan program prioritas.
“Jadi, pekerjaan banyak, tantangan banyak, kelemahan kita banyak, kerja sama. Kita atasi bersama, ya. We have to work as a team,” pungkas Prabowo.
Evaluasi dua tahun pemerintahan tersebut menjadi momentum bagi Kabinet Merah Putih untuk memperkuat koordinasi dan meningkatkan kinerja di berbagai sektor. Presiden menekankan bahwa soliditas jajaran dan kerja sama antarlembaga diperlukan agar agenda pembangunan nasional dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

