“Kepolisian jangan alergi terhadap kritik. Kritik muncul karena masyarakat peduli terhadap keadilan. Tetapi jika kritik justru diabaikan dan kasus ini terus dibiarkan tanpa arah yang jelas, maka jangan salahkan rakyat jika akhirnya kehilangan kepercayaan terhadap institusi penegak hukum,” ujar Deseri.
Deseri Harefa secara tegas mendesak Kapolres Nias untuk segera mengambil langkah konkret dan transparan dalam menuntaskan kasus meninggalnya Jance Zebua.
Jangan ada upaya menutup-nutupi fakta, jangan ada perlindungan terhadap siapa pun, dan jangan biarkan hukum tunduk pada relasi kekuasaan maupun kepentingan tertentu. Sebab hukum yang takut pada tekanan bukanlah hukum yang berpihak pada keadilan.
Menurutnya, kasus ini adalah ujian besar bagi integritas Polres Nias. Jika aparat mampu mengungkap fakta secara objektif dan terbuka, maka kepercayaan masyarakat masih bisa diselamatkan.
Namun jika kasus ini terus menggantung tanpa kepastian, maka publik akan semakin yakin bahwa ada sesuatu yang sedang disembunyikan.
Kematian Jance Zebua tidak boleh menjadi sekadar angka statistik atau berita yang perlahan dilupakan.
Di balik kasus ini ada keluarga yang menuntut keadilan, ada masyarakat yang menunggu kebenaran, dan ada wibawa hukum yang sedang dipertaruhkan.
Negara tidak boleh kalah oleh dugaan permainan kepentingan. Sebab ketika hukum kehilangan keberanian untuk menegakkan kebenaran, maka sesungguhnya yang sedang mati bukan hanya rasa keadilan, tetapi juga kepercayaan rakyat terhadap negara itu sendiri.
Oleh: Deseri Harefa
Editor: Red.

