BP Batam memperkuat komunikasi dengan pelaku industri dan investor menyusul pemadaman listrik yang meluas di Batam pada Senin (12/10/2026).
Langkah ini dilakukan untuk mendengarkan langsung kendala yang dihadapi dunia usaha sekaligus memastikan pendampingan tetap berjalan.
Melalui Kedeputian Bidang Investasi yang dipimpin Fary Djemy Francis, tim BP Batam mengunjungi sejumlah kawasan industri, perusahaan, pelaku UMKM, hingga fasilitas pelayanan publik, termasuk rumah sakit.
Salah satu kunjungan dilakukan ke PT Philips Industries Batam. Kehadiran tim BP Batam menjadi bagian dari upaya menjaga komunikasi dengan pelaku industri di tengah situasi yang membutuhkan koordinasi lintas sektor.
Dalam pertemuan tersebut, pihak Philips yang diwakili Mr. Sia Lee Heng dari jajaran manajemen menyampaikan apresiasi atas perhatian BP Batam kepada dunia usaha.
Fary Djemy Francis mengatakan, penanganan gangguan infrastruktur tidak hanya membutuhkan solusi teknis, tetapi juga komunikasi yang terbuka dan pendampingan kepada pihak yang terdampak.
BP Batam juga menyampaikan penghargaan kepada PT PLN Batam beserta seluruh petugas atas kerja keras dalam mempercepat penanganan dan pemulihan pasokan listrik.
Di sisi lain, Direktorat Lalu Lintas Barang BP Batam membuka layanan helpdesk daring untuk membantu pelaku usaha yang membutuhkan konsultasi dan pendampingan teknis terkait perizinan.
BP Batam menilai peristiwa tersebut menjadi momentum untuk memperkuat keandalan infrastruktur, meningkatkan kualitas pelayanan, serta menjaga kepercayaan investor terhadap iklim usaha di Batam.

