Melalui kegiatan ini, BP Batam berupaya menghadirkan layanan yang lebih dekat, responsif, dan solutif. Selain itu, kegiatan tersebut juga memberikan ruang konsultasi bagi perusahaan untuk memperoleh penjelasan mengenai proses dan persyaratan perizinan yang dibutuhkan.
“Kami berharap para pengusaha yang hadir dapat memanfaatkan layanan ini secara maksimal sehingga seluruh permasalahan terselesaikan dengan tuntas,” ujar Sudirman.
Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi konsultasi secara one-on-one bersama petugas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) BP Batam, perwakilan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI, serta unit kerja terkait lainnya di lingkungan BP Batam.
Melalui sesi konsultasi tersebut, para peserta berkesempatan membahas secara langsung kebutuhan, persyaratan, dan berbagai kendala perizinan yang dihadapi perusahaan masing-masing.
Pendekatan ini diharapkan dapat membantu pelaku usaha memahami persyaratan yang harus dipenuhi, mempercepat penyelesaian kendala administratif, serta meningkatkan kepatuhan terhadap ketentuan perizinan berusaha.
Penyelenggaraan Coaching Clinic PB dan PB UMKU ini menegaskan komitmen BP Batam untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan perizinan sekaligus memberikan pendampingan yang optimal kepada pelaku usaha. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung kelancaran kegiatan usaha dan menciptakan iklim investasi yang semakin kondusif di Batam.

