“Penyelenggaraan pelayanan publik memerlukan keterlibatan aktif masyarakat. Maka dari itu, BP Batam berkomitmen mengawal setiap aspirasi demi terciptanya tatanan sosial yang harmonis,” ujar Ariastuty.
Sementara itu, Mulyadi Nasution mengapresiasi kesempatan berdialog dengan BP Batam. Ia berharap pertemuan tersebut menjadi langkah konkret untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan berbagai paguyuban di Kota Batam.
Menurutnya, komunikasi dan kerja sama yang berkelanjutan diperlukan agar aspirasi masyarakat dari beragam latar belakang dapat tersampaikan dengan baik, sekaligus mendukung upaya menjaga kerukunan dan mendorong kemajuan daerah.
Melalui sinergi antara BP Batam dan FPK, keberagaman diharapkan terus menjadi kekuatan dalam membangun Kota Batam yang aman, harmonis, dan berkelanjutan. Partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat juga menjadi faktor penting dalam menjaga persatuan sekaligus mendukung pembangunan yang memberi manfaat bagi masyarakat luas.

