Pelayanan BNI Cabang Pembantu Batu Aji di Kompleks Pasar Fanindo, Kota Batam, dikeluhkan seorang nasabah berinisial HG. Keluhan tersebut muncul setelah HG mengaku mengalami kendala transaksi ATM hingga harus mendatangi kantor bank untuk mendapatkan penyelesaian.
HG mengaku datang ke BNI Cabang Pembantu Batu Aji pada Jumat pagi (14/6) untuk mengurus transaksi yang menurut keterangannya membuat saldo rekening terpotong, tetapi uang tidak keluar dari mesin ATM.
Peristiwa transaksi tersebut disebut terjadi pada Kamis malam (13/6) sekitar pukul 23.00 WIB. Saat transaksi dilakukan, layar ATM disebut menampilkan keterangan “maaf layanan transaksi ini tidak bisa dilakukan.”
Menurut HG, setelah tiba di kantor BNI Cabang Pembantu Batu Aji, dirinya mendapat informasi dari sekuriti bahwa antrean pelayanan sudah penuh karena hanya terdapat satu petugas customer service.
“Entah apa yang bermasalah. Namun, begitu sampai, saya langsung dicegat oleh sekuriti yang mengatakan bahwa antrean sudah penuh karena hanya ada satu orang customer service,” ujar HG, dikutip dari media online yang memuat keluhannya.
HG mengaku kecewa karena merasa tidak memperoleh penyelesaian atas persoalan yang dialaminya. Ia menyebut dirinya harus berpindah dari satu layanan ke layanan lainnya untuk mendapatkan informasi mengenai transaksi tersebut.
Setelah menunggu di antrean teller, HG mengaku meminta bantuan untuk melakukan pengecekan data. Namun, menurut keterangannya, ia justru diarahkan untuk menghubungi layanan call center.
HG juga mengaku sempat diarahkan ke kantor cabang pembantu lainnya. Ia menyebut dirinya bahkan mendapat pertanyaan mengenai penggunaan mesin ATM yang digunakan saat transaksi.
“Setelah menunggu cukup lama di antrean teller, saya minta cek datanya, namun diminta hubungi call center, padahal sudah berada di Bank BNI. Bahkan saya malah disuruh ke cabang pembantu yang lain,” katanya.
Ia menilai proses tersebut membuat penyelesaian persoalan menjadi tidak efisien karena harus berpindah tempat dan menunggu cukup lama.
“Karena mereka tidak bisa memberikan solusi di sini, Cabang Fanindo. Seharusnya urusan kartu ATM dan keluhan atau buku bisa diselesaikan di cabang Bank BNI ini. Sangat tidak efisien dan tidak profesional,” ujar HG.
Nasabah Minta Pelayanan Dievaluasi
Keluhan tersebut menjadi perhatian karena berkaitan dengan pengalaman nasabah dalam memperoleh layanan perbankan. Namun, dugaan mengenai adanya pelanggaran terhadap ketentuan pelayanan publik maupun ketentuan perbankan masih memerlukan penjelasan dan verifikasi dari pihak terkait.
Karena itu, pihak BNI perlu diberikan kesempatan untuk menjelaskan prosedur penanganan transaksi gagal, mekanisme pengaduan nasabah, serta alasan nasabah diarahkan ke layanan atau kantor cabang lainnya.
Hingga berita ini diterbitkan, Terbaiknews.com belum memperoleh konfirmasi dari manajemen BNI Cabang Pembantu Batu Aji di Kompleks Pasar Fanindo, Kota Batam, mengenai keluhan yang disampaikan HG.
Konfirmasi dari pihak BNI diperlukan untuk memperoleh informasi yang berimbang, termasuk terkait standar pelayanan, ketersediaan petugas customer service, serta prosedur penanganan transaksi ATM yang menyebabkan saldo terdebet tetapi uang tidak diterima nasabah./Red.

