Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengikuti Rapat Koordinasi Percepatan Realisasi Belanja untuk Menjaga Pertumbuhan Ekonomi yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) secara daring, pada Senin (20/10).
Rapat dipimpin Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian bersama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, serta diikuti seluruh kepala daerah se-Indonesia dari Aula Engku Hamidah, Kantor Wali Kota Batam.
Pertemuan ini menjadi forum strategis bagi pemerintah daerah memperkuat koordinasi percepatan realisasi belanja di triwulan terakhir, agar pertumbuhan ekonomi tetap terjaga di tengah dinamika global.
Hingga akhir September 2025, Pemerintah Kota (Pemko) Batam mencatat realisasi pendapatan mencapai 72 persen dan realisasi belanja daerah sekitar 37 persen. Dengan waktu tiga bulan tersisa, Pemko Batam fokus mempercepat penyelesaian proyek pembangunan agar penyerapan anggaran semakin optimal.
Amsakar menilai capaian tersebut menunjukkan kinerja keuangan daerah masih di jalur positif. Ia menegaskan, Pemko Batam terus menjaga ritme kerja agar target pendapatan dan belanja tercapai sesuai proyeksi.
“Kita optimis pendapatan mendekati target, begitu juga realisasi belanja akan sesuai rencana,” ujarnya.
Ia menyebut triwulan terakhir merupakan periode paling krusial dalam pengelolaan keuangan. Karena itu, Amsakar menginstruksikan BPKAD memperkuat koordinasi dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mengidentifikasi hambatan di lapangan, baik dari sisi kegiatan maupun penerimaan daerah.

