“Aspirasi utama yang kita sampaikan adalah dua hal: pertama, percepatan pencabutan moratorium pemekaran daerah yang telah berlangsung cukup lama; kedua, pembentukan Provinsi Kepulauan Nias yang menjadi harapan banyak kalangan untuk mempercepat pembangunan dan pemerataan pelayanan publik,” ujarnya.

Menurut dia, pembentukan provinsi baru di Kepulauan Nias diperlukan karena jarak yang cukup jauh dengan ibukota provinsi saat ini membuat akses terhadap pelayanan publik seperti kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur menjadi terbatas. Selain itu, potensi sumber daya alam dan budaya di Nias juga belum dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kesejahteraan masyarakat.

“Apa yang kita usung adalah tentang keadilan pembangunan dan masa depan generasi mendatang. Kita tidak ingin anak cucu kita masih harus merasakan kesulitan yang sama seperti sekarang hanya karena akses terhadap layanan publik tidak merata,” tegas Helpin.

Dalam kesempatan yang sama, Helpin menolak anggapan yang beredar bahwa gerakan yang digawangnya bersifat sektoral atau hanya didukung oleh kelompok tertentu. Ia menyatakan bahwa peserta aksi pada tanggal 28 Januari berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari pelajar, mahasiswa, profesional, hingga tokoh masyarakat dari berbagai daerah di Kepulauan Nias.

“Kita bukan hanya satu kelompok atau satu organisasi. Ini adalah gerakan bersama yang menyatukan berbagai elemen masyarakat Nias yang memiliki tujuan sama: memperjuangkan keadilan dan masa depan yang lebih baik bagi daerah kita,” jelasnya.

Helpin juga menegaskan bahwa seluruh aksi yang digelar selalu dilakukan dengan cara damai dan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Ia berharap pihak berwenang dapat memberikan ruang yang cukup bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi serta segera merespons tuntutan yang telah diajukan.

“Kita mengharapkan pemerintah dapat mendengar suara rakyat Nias. Jangan biarkan keinginan kita untuk memperbaiki kondisi daerah ini hanya dianggap sebagai omongan semata. Kita siap berkomunikasi dan berdialog untuk mencari solusi terbaik bagi semua pihak,” pungkasnya./Red.