Mirisnya, para anggota grup yang dikeluarkan oleh Admin Grup itu diduga terindikasi menjadi provokator atas issue miring terkait Penyematan Baju Adat Nias kepada Anggota DPRD Kepri, Asmin Patros, yang dinilai beberapa tokoh masyarakat Nias tidak pantas dilaksanakan di dalam rumah ibadah (Rumah Tuhan) dan hal ini juga sudah diberikan klarifikasi oleh yang bersangkutan berupa permohonan maaf.

Untuk diketahui, Organisasi tersebut merupakan Organisasi setingkat Nasional, yang memang dikenal oleh beberapa kalangan, baik dari Masyarakat Nias itu sendiri maupun di luar dari pada itu.

Hingga berita ini dinaikkan, tim media masih berupaya untuk mendapatkan informasi lebih lanjut kepada pihak pihak yang terkait.

(Red)