LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) berencana melaporkan kasus perusakan Kantor DPW LSM LIRA Kepulauan Riau (Kepri) kepada Presiden Prabowo Subianto melalui Koordinator Bidang Komunikasi Istana Presiden, M. Qodari. Selasa (16/06).
Langkah tersebut diambil setelah Biro Intelijen dan Investigasi LSM LIRA (BIIL) menemukan adanya indikasi keterlibatan oknum dalam aksi demonstrasi yang berujung pada perusakan kantor DPW LSM LIRA Kepri.
Presiden LSM LIRA, KRH. HM. Jusuf Rizal, SH, menyatakan bahwa peristiwa tersebut merupakan bentuk pelecehan terhadap upaya pemerintah dalam memberantas korupsi. Menurutnya, Presiden Prabowo Subianto telah mendorong masyarakat untuk melaporkan berbagai bentuk penyalahgunaan wewenang dan praktik korupsi.
“Dengan kejadian Kantor DPW LSM LIRA Kepri dirusak oleh demo massa bayaran, karena pemberitaan dugaan praktek proyek ijon oleh Gubernur LSM LIRA Kepri, Yusril Koto, mengindikasikan jika Batam dan Kepri dikuasai oleh para koruptor. Ini akan menjadi catatan LSM LIRA agar KPK dan Kejaksaan segera turun ke Batam, Kepri,” tegas Jusuf Rizal, pria berdarah Madura-Batak, Relawan Prabowo Subianto itu.
Jusuf Rizal menegaskan, apabila dugaan keterlibatan oknum yang disebut berasal dari Partai Gerindra terbukti, maka pihaknya akan menempuh jalur hukum sekaligus melaporkan persoalan tersebut kepada partai yang bersangkutan.
“Kami ini Relawan Prabowo yang mendukung penuh, Presiden Prabowo Subianto berantas korupsi. Sebab korupsi telah membuat bangsa ini rapuh. LSM LIRA malah mendesak Pemerintah agar hukum mati koruptor kakap. Dan segera sahkan UU Perampasan aset,” tegas Jusuf Rizal.
Sebagai bentuk pengawasan terhadap dugaan tindak pidana korupsi di Batam dan Kepri, LSM LIRA juga berencana menggelar program Sayembara Laporkan Korupsi di Batam dan Kepri dengan total hadiah Rp1 miliar bagi pelapor yang menyampaikan data valid dan terbukti dalam proses hukum. Laporan masyarakat dapat disampaikan melalui saluran Hotline WhatsApp 0821-3737-0331.
Menurut Jusuf Rizal, selama 21 tahun LSM LIRA konsisten sebagai organisasi penggiat antikorupsi. Ia menegaskan bahwa peristiwa perusakan kantor tidak akan mengurangi semangat organisasi tersebut dalam mendukung pemberantasan korupsi.
“Jangan karena didemo, dikiranya nyali LSM LIRA ciut. Justru kami makin semangat penjarakan para koruptor dukung pemerintah ganyang korupsi. Jangan baru bisa gerakkan massa dan baru duduk jadi anggota dewan, jadi sombong. LSM LIRA akan lawan,” tegas Jusuf Rizal Ketum Ormas Madas Nusantara itu./Red.

