“Program ini adalah salah satu program prioritas kami. Dari 15 program, setidaknya tujuh program yang menyentuh langsung ke masyarakat,” tambah Amsakar.
Adapun 15 program prioritas tersebut, yakni Optimalisasi pengembangan dan pelayanan air bersih, Optimalisasi penanganan banjir, Pengobatan gratis masyarakat ber-KTP Batam dan BPJS ketenagakerjaan bagi pekerja rentan, Pinjaman modal tanpa bunga maksimal Rp 20 juta untuk UMKM, Seragam sekolah gratis bagi siswa baru SD dan SMP, Bantuan lansia, Peningkatan kualitas pelatihan tenaga kerja dan industri kreatif,
Selain itu, Beasiswa perguruan tinggi masyarakat hinterland dan siswa berprestasi tidak mampu, Penataan sistem transportasi publik terintegrasi (pengembangan BRT dan pembangunan LRT), Percepatan pembangunan jalan lingkar, Penyediaan pusat seni budaya panguyuban se-Kota Batam, Pengelolaan pasokan dan stok kebutuhan pokok, Pengelolaan sampah berbasis teknologi ramah lingkungan, Pembangunan sekolah baru dan ruang kelas baru, terakhir, Peningkatan investasi dan destinasi MICE.
Senada, Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menegaskan bahwa bansos bagi lansia ini merupakan salah satu program prioritas kepemimpinan Amsakar dan Li Claudia. Bantuan ini juga merupakan bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.
“Sekarang tiap bulan, lansia menerima Rp300, doakan Batam meningkat PAD (Pendapatan Asli Daerah) sehingga bantuan ini bisa bertambah jumlahnya,” ujar Wakil Wali Kota./Red.

