Amsakar menegaskan, pembenahan kawasan ini juga akan mendukung penanganan sampah di sekitar Pasar Induk Jodoh. Dengan pengelolaan yang lebih baik, kawasan perdagangan tersebut diharapkan menjadi lebih bersih dan nyaman.

“Perbaikan infrastruktur ini bagian dari upaya menyelesaikan persoalan di lapangan secara menyeluruh — tidak hanya soal jalan, tapi juga kebersihan dan tata kota,” tuturnya.

Ia menambahkan, proyek peningkatan infrastruktur tersebut ditargetkan selesai sebelum akhir tahun 2025. Diharapkan, setelah perbaikan rampung, aktivitas lalu lintas di kawasan Batuampar menjadi lebih tertib dan kendaraan kontainer yang keluar masuk area tersebut tetap dalam kondisi bersih.

“Harapan kita, setelah overlay selesai, kawasan Batuampar bisa lebih indah dan tertata. Jalan tidak lagi berdebu, dan kawasan ini semakin mencerminkan wajah perkotaan Batam,” ujar Amsakar optimistis.

Sebelumnya, pada Senin (13/10/2025), Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Batam yang juga Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra turun langsung meninjau kondisi jalan di kawasan Lumba-Lumba hingga Duyung, Batu Ampar.

Peninjauan tersebut merupakan tindak lanjut dari keluhan masyarakat terkait kondisi jalan yang rusak dan berdebu, sekaligus bentuk komitmen Pemko dan BP Batam dalam memperkuat koordinasi pembangunan infrastruktur.

“Kita turun langsung agar bisa melihat kondisi riil di lapangan dan memastikan program pembangunan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat,” kata Amsakar saat itu./Red.