​Meski demikian, Wali Kota secara terbuka mengakui adanya tiga tantangan besar yang sedang diupayakan solusinya, diantaranya persoalan banjir, sampah, dan air bersih.

​”Kami tidak akan mengelak dari tanggung jawab. Untuk air bersih, kami sedang menangani 18 stress area. Armada tangki air sudah ditambah dari 21 menjadi 39 unit untuk melayani warga menjelang Ramadan. Semua sedang berproses, tidak semudah membalikkan telapak tangan, tapi kami terus bekerja siang dan malam untuk memenuhi kebutuhan dasar ini,” jelasnya.

​Waspada Karhutla dan Gema Batam Asri
Mengingat kondisi cuaca panas ekstrem yang melanda Batam belakangan ini, Wali Kota mengimbau warga untuk waspada terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyukseskan gerakan Gema Batam Asri (Aman, Sehat, Resik, Indah) melalui gotong royong massal yang dilaksanakan esok hari.

​”Besok kita laksanakan arahan Presiden Bapak Prabowo agar kota kita tidak jorok. Ribuan personil akan turun. Ayo kita jadikan Batam sebagai negeri yang indah,” ajaknya.

​Acara pembukaan ini turut dihadiri oleh Ketua TP- PKK Kota Batam sekaligus Ketua PIKORI BP Batam, Erlita Amsakar, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Batam, Erdawati Firmansyah, pimpinan OPD di lingkungan Pemko Batam, Camat Sagulung, Arbi Eranof, unsur pimpinan kecamatan (Uspika), serta tokoh masyarakat setempat.

​Rangkaian acara ditutup dengan penyerahan piala bergilir oleh Kelurahan Tembesi kepada Camat Sagulung untuk diperebutkan kembali. Setelah seremoni pembukaan, Wali Kota bersama Ketua TP PKK Kota Batam meresmikan Bazar PKK Kecamatan Sagulung dengan prosesi pemotongan pita./Red.