“Dalam pelaksanaan quick win di Kota Batam, kami sedang mendorong agar sinergi dengan program Kampung Keluarga Berkualitas. Kami akan melatih empat kader di setiap kelurahan untuk menjadi leader pelaksanaan quick win,” jelasnya.
Empat kader tersebut masing-masing terdiri dari satu kader program GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia), satu kader GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting), satu kader TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak), dan satu kader SIDAYA (Lansia Berdaya).
Sementara itu, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga / Kepala BKKBN, Dr. Wihaji, menegaskan bahwa kementerian yang dipimpinnya memiliki peran strategis dalam mendukung berbagai program pemerintah, terutama yang berkaitan dengan Bapak GenRe Nasional (BGN), Membangun Bangsa Gemilang (MBG), serta penguatan dukungan bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Ia juga menyoroti pentingnya peran para petugas lapangan dan kader KB dalam memastikan program berjalan efektif hingga ke masyarakat.
“Kita harus memastikan hak-hak masyarakat tersalurkan dengan baik, khususnya bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD. Selama ada SPPG-nya, bantuan tersebut wajib sampai kepada penerima manfaat,” ujar Wihaji.
Acara tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tamu kehormatan, di antaranya Anggota DPR RI Rizki Faisal, Bupati Natuna Cen Sui Lan, Anggota DPRD Provinsi Kepri Asmin Patros, Staf Khusus Bidang Ekologi Kependudukan Triaka, Staf Khusus Bidang Fiskal dan Anggaran Kependudukan Khairudin, serta perwakilan Gubernur Provinsi Kepri Sarifan Normawati, dan seluruh Tim Pendamping Keluarga Provinsi Kepri./Red.

