Aplikasi SASTRA dikembangkan oleh Sekretaris Diskominfo, Titin Yuniarti. SIDIA dikembangkan oleh Kepala Bidang Komunikasi dan Kehumasan, Nahar Febrianto, sedangkan SIMELATI oleh Kepala Bidang Penyelenggaraan E-Government, Tyas Satria Manggala.

Adapun, SIMELATI berfungsi sebagai pusat kendali layanan teknologi informasi. Setiap permohonan layanan TI tercatat, dipantau, dan ditangani dengan standar yang sama sehingga lebih akuntabel dan mudah dimonitor.

Kemudian, SASTRA hadir untuk menata pengelolaan tamu dan rapat secara lebih tertib melalui sistem digital, mulai dari pencatatan kunjungan, agenda, daftar hadir, hingga penyusunan notula.

Sementara itu, SIDIA menjadi terobosan dalam digitalisasi kerja sama media. Seluruh proses pengajuan proposal, verifikasi, hingga pemantauan pelaksanaan dilakukan secara daring sehingga lebih transparan, efisien, dan mengurangi biaya operasional.

Meski memiliki fungsi yang berbeda, ketiga aplikasi ini memiliki tujuan yang sama: memperkuat transformasi digital Pemko Batam dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat./Red.