Rintik hujan yang turun sejak pagi tak menyurutkan semangat dan rasa kepedulian di Lapangan Bola Legenda Malaka, Senin (15/12).
Di bawah langit mendung, senyum dan tawa tetap menghiasi wajah 1.000 anak yatim dari Kecamatan Nongsa, Batam Kota, dan Sei Beduk yang berkumpul dalam suasana penuh kehangatan.
Di tengah kebersamaan itu, Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, hadir bukan semata sebagai pejabat daerah. Ia datang sebagai seorang ibu yang ingin menyapa, memeluk dan menguatkan anak-anak yatim Kota Batam. Kehadirannya disambut antusias, terlebih saat ia menyempatkan diri berinteraksi langsung dan menyerahkan paket sembako kepada anak-anak yatim tersebut.
“Di pagi hari yang hujan ini, ibu datang bukan sebagai Wakil Wali Kota, tetapi sebagai ibu bagi anak-anak Kota Batam,” ucap Li Claudia dengan suara lembut. Ia menyampaikan kebahagiaannya dapat bertemu dan berbagi kebersamaan dengan anak-anak yang disebutnya sebagai sosok-sosok hebat dan penuh keberanian.
Menurutnya, hujan yang turun justru menjadi saksi semangat luar biasa yang terpancar dari anak-anak. “Meski hujan, semangat kalian luar biasa. Kalian adalah anak-anak yang kuat dan berani,” ujarnya.
Suasana semakin hangat ketika Li Claudia mengajak anak-anak menyanyikan lagu Batam Kotaku bersama-sama. Ia meminta anak-anak menghafal lagu tersebut sebagai bentuk kecintaan terhadap kota tempat mereka tumbuh dan menaruh harapan.
Baginya, lagu itu bukan sekadar nyanyian, melainkan pengingat bahwa Kota Batam adalah rumah bersama yang patut dicintai dan dijaga. Terlebih, di usia Batam yang telah menginjak 196 tahun, nilai kebanggaan dan kepedulian terhadap kota perlu ditanamkan sejak dini kepada generasi penerus.

