Relawan Prabowo sekaligus Presiden LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat), KRH.HM.Jusuf Rizal, SH tegaskan oknum Pasi Intel Kodim 0316 Batam jangan main ancam kerahkan anak buah mau bunuh wartawan dan aktivis. Ingat diatas gunung masih ada langit.
“Kami harap Pamdam XIX, Mayor Jenderal TNI Dr. Agus Hadi Waluyo bisa tertibkan anak buah. Jangan buat malu Presiden Prabowo Subianto. Ko, anggota TNI sudah kayak preman main ancam mau bunuh wartawan dan aktivsÄ¥,” tegas Jusuf Rizal, pria berdarah Madura-Batak penggiat anti korupsi, Jum’at (24/04).
Jusuf Rizal yang juga aktivis pekerja Ketum PWMOI (Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia) itu, lebih lanjut mengatakan lebel TNI itu bukan digunakan untuk menindas rakyat, tapi hustru melindungi rakyat.
Dikatakan adanya prilaku anak buah yang arogan dan main ancam kerahkan anak buah mau bunuh aktivis dan wartawan telah membuat malu Pangdam XIX, Mayor Jenderal TNI,Dr.Agus Hadi Waluyo. Oknum Pasi Intel Kodim 0316 Batam layak diberi sanksi
Mayor Jenderal TNI Dr.Agus Hadi Waluyo menjadi Pangdam XIX/Tuanku Tambusai (yang membawahi wilayah Kepulauan Riau) tergolong baru sehingga belum mampu memantau kelakuan negatif anak buahnya dilapangan seperti di Batam.
Beliau dilantik oleh Presiden RI, Prabowo Subianto pada Agustus 2025 dan aktif menjabat pada tahun 2026, guna memimpin Kodam baru yang berfokus pada pertahanan di wilayah Riau dan Kepulauan Riau
Jusuf Rizal, keturunan Raja Sumenep, Arya Wiraraja, Ketum Ormas Masyarajat Madura Asli (Madas) Nusantara dikenal vokal serta memiliki jaringan luas. Jika tidak ditangani serius oleh Pamdam XIX bisa memicu konflik yang dapat menimbulkan instabilitas di Batam. Sebab oknum TNI diduga LSM LIRA Banyak juga membekingi praktek illegal di Batam.

