Menerima laporan, tim Polsek Belakang Padang langsung bergerak ke lokasi penemuan. Proses evakuasi dipimpin langsung oleh Kapolsubsektor Pulau Terong Medi Andrianof bersama Bhabinkamtibmas Pulau Terong Bripka Rinal, yang sebelumnya telah berkoordinasi dengan masyarakat setempat.
Kapolsek Belakang Padang, AKP Asril, membenarkan penemuan jasad tersebut. Ia mengatakan pihaknya telah melakukan langkah cepat sesuai prosedur.
“Begitu informasi kami terima, personel segera mendatangi TKP, melakukan evakuasi, memeriksa saksi-saksi, serta mengamankan lokasi. Dari keterangan keluarga, korban memang memiliki riwayat gangguan jiwa. Keluarga juga menyatakan ikhlas dan menolak dilakukan otopsi,” jelas AKP Asril.
Ia menambahkan, kepolisian menyarankan keluarga untuk membuat laporan resmi terkait kondisi medis korban guna melengkapi administrasi.
Berikut Kronologi Singkat kejadian, pada Kamis, 18 September 2025 Korban terakhir terlihat pukul 18.00 WIB, namun tidak pulang ke rumah dan 18–19 September 2025 Masyarakat bersama pihak keluarga melakukan pencarian, namun belum menemukan korban namun Sabtu, 20 September 2025 pukul 09.20 WIB Korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia, terapung dan tersangkut pohon bakau di Teluk Bakau kemudian Sabtu, 20 September 2025 pukul 10.20 WIB Polisi melakukan Pulbaket, olah TKP, dan evakuasi jenazah.
Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat Pulau Terong. Sosok Sakinah alias Dinar yang dikenal warga sebagai pribadi tenang, kini telah berpulang dengan cara yang tragis. Meski demikian, pihak keluarga memilih untuk menerima musibah ini dengan ikhlas tanpa melanjutkan proses hukum lebih lanjut./Red.

