Sementara itu, Agus Harimurti Yudhoyono mengajak masyarakat terus memperkuat fondasi kebangsaan di tengah kemajemukan.

“Di momen yang berbahagia ini, mari kita kokohkan fondasi kebangsaan dan menjaga semangat kebinekaan. Kita boleh berbeda suku, agama, ras, dan etnis, tetapi tetap satu Indonesia,” ujarnya.

Ia menilai keberagaman merupakan kekayaan bangsa yang harus dijaga. Menurutnya, tidak semua negara memiliki tingkat kerukunan dan toleransi seperti Indonesia, sehingga nilai tersebut perlu terus dirawat bersama.

Agus juga menegaskan komunitas Tionghoa memiliki kontribusi besar dalam pembangunan, termasuk di Batam yang sejak awal dirancang sebagai kawasan strategis ekonomi. Ia berharap kepemimpinan daerah mampu melanjutkan transformasi pembangunan kota.

“Semoga Batam terus berkembang sesuai desain awalnya sebagai gerbang ekonomi Asia Tenggara dan dunia,” katanya.

Perayaan Imlek 2577/2026 di Batam malam itu berlangsung hangat dan penuh kebersamaan, sekaligus mencerminkan kuatnya nilai toleransi yang hidup di tengah masyarakat./Red.