Sejumlah Dokter yang bertugas di RSUD Thomsen Nias mengeluhkan sikap Management RSUD yang menolak membayarkan hak-hak tenaga medis berupa insentif Dokter.
Salah seorang Dokter spesialis Bedah (dr. Hadjriadi Syah Aceh) mengungkapkan dengan tegas bahwa hak-hak mereka seolah diduga sengaja diabaikan oleh pihak manajemen rumah sakit RSUD Dr. M Thomsen Nias.
Kondisi ini tidak hanya berdampak pada kesejahteraan finansial para dokter, tetapi juga mengancam motivasi dan semangat kerja mereka. Pasalnya, ketidakjelasan pembayaran insentif ini telah berlangsung sejak Juli 2024 hingga saat ini.

“Ini bukan semata-mata persoalan materi. Lebih dari itu, ini adalah tentang kejelasan, kepastian, dan penghargaan terhadap dedikasi kami dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkapnya.
Lebih lanjut, dr. Hajriadi Syah Aceh, Sp.B, menambahkan bahwa sebagai upaya dalam mempertanyakan tindaklanjut terkait hak insentif, dr Hadjriadi telah menyurati management RSUD Thomsen Nias, namun tidak membuahkan hasil.
Selama beberapa tahun menjalani aktifitas di RSUD Thomsen Nias, tidak pernah ada kendala persoalan hak tenaga medis. Namun persoalan ini baru muncul sejak setahun terakhir ini.
“Kami sebagai Dokter berharap adanya transparansi dan kejelasan dari pihak manajemen rumah sakit terkait sistem pembayaran insentif serta hak-hak lain yang seharusnya diterima,” pintanya.
“Pada prinsipnya kami tetap akan melaksanakan tugas memberi pelayanan kesehatan kepada masyarakat dan itu merupakan tugas kami sebagai Dokter,” tambah dr. Hadjriadi.
Pantauan di lapangan pasca kosongnya Dokter bedah, pelayanan kesehatan khususnya tindakan bedah di RSUD dr. M. Thomsen Nias ditutup sementara.
Hal itu terungkap melalui beredarnya surat yang ditandatangani Plh. Direktur RSUD dr. M. Thomsen Nias (Ersan Kenedy Harefa) yang menyatakan terhitung tanggal 18 Agustus – 27 Agustus 2025, Pelayanan kesehatan untuk bedah ditiadakan dan dilimpahkan kerumah sakit lainnya.
Sedangkan Management RSUD Thomsen Nias hingga saat ini enggan memberi pernyataan walau telah ditemui dan dikonfirmasi wartawan melalui whatsapp./S. Zebua.

