Alex Sihar mengatakan, program Indonesiana.TV merupakan upaya menggugah kesadaran generasi muda saat ini agar menyadari potensi budaya Indonesia amat luas dan dapat menyesuaikan dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan otentisitasnya.

Selain diskusi, turut berlangsung gelar wicara produksi aniwayang Desa Timun, salah satu tayangan unggulan di Indonesiana.TV. Kreator sekaligus sutradara Desa Timun, Daud Nugraha, mengajak peserta pelajar dan mahasiswa ikut menjadi dalang aniwayang sehingga mengerti proses produksi aniwayang tercipta.

Daud mengungkapkan, ide aniwayang Desa Timur didapatnya sebab kegemarannya menontong wayang kulit. Lantas Daud bertekad ingin menjadikan wayang kulit mendunia dengan cara memadukannya dengan seni kontemporer.

Komitmen Generasi Muda

Acara Kelana Indonesiana disambut antusias di kota Bandung. Kegiatan ini dinilai mampu menumbuhkan semangat generasi muda untuk memproduksi karya budaya sekaligus melestarikannya. Seperti yang dikutip berdasarkan testimoni perwakilan masyarakat yang hadir.

Pelajar SMKN 14 Bandung, Nadya Sintha, mengatakan bahwa, ia tertarik untuk mengeksplorasi beragam kekayaan budaya dari daerah lain untuk diperkenalkan ke masyarakat di Bandung. Nadya menambahkan, ia bercita-cita bahwa masyarakat di Bandung bukan hanya mengenal budaya lokalnya saja, namun juga kekayaan daerah lain.

Selain itu, Mahasiswi STTB Bandung, Ulfa Jayanti, mengemukakan bahwa, Kelana Indonesiana dan program Indonesiana.TV amat penting disebarluaskan lebih gencar ke generasi muda agar meneguhkan kecintaannya pada budaya nasional.

Selanjutnya, Aam Saepudin, guru SMK Wiraswata, menyebut, dengan gelaran Kelana Indonesiana kali ini memberikan pengetahuan baru tentang kebesaran budaya Indonesia ternyata mampu dikelola menjadi suatu tayangan edukatif dan membantu materi pembelajaran.

Kelana Indonesiana di Bandung turut dihadiri anggota Komisi X DPR RI, Ledia Hanifa, dan ratusan pelajar serta mahasiswa di Bandung, antara lain SMKN 14 Bandung, SMKN 15 Bandung, SMKN 1 Cimahi, SMK Yapari Aktripa, SMK Taruna Mandiri, SMK TI Garuda Nusantara, SMK Wiraswasta, STTB, guru, dosen, serta komunitas budaya.

Kelana Indonesiana di Bandung turut menampilkan aksi wayang Cepot modern yang menyampaikan pesan pemajuan kebudayaan dan merawat keberagamannya oleh generasi muda. Dengan melakukan itu maka dapat mengangkat martabat bangsa di mata dunia internasional.

Selain itu, Sanggar Angklung Taman pimpinan Samsul Bahri juga turut menghibur seluruh peserta dengan permainan alat musik tradisional Jawa Barat yang dipadukan dengan musik modern masa kini.

Sumber: KemDikBud

(Red)