Menanggapi hal tersebut, Amsakar menegaskan bahwa aspek keselamatan harus menjadi prioritas utama. “Lonjakan penumpang harus diimbangi dengan pengamanan yang maksimal. Keselamatan tidak boleh diabaikan,” tegasnya.
Sementara itu, Direktur Utama Bandara Hang Nadim Batam, Anang Setiabudi, melaporkan adanya kenaikan trafik penumpang sebesar 15 persen dibandingkan periode 2024, dengan total 3,8 juta pergerakan penumpang domestik dan internasional. Untuk mendukung pelayanan, sebanyak 376 personel operasional disiagakan.
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam, Ramlan, memaparkan prakiraan cuaca menjelang periode hari besar keagamaan. Ia menjelaskan bahwa wilayah Kepulauan Riau, termasuk Batam, masih berada pada musim hujan, meskipun sejak 2025 mulai terlihat tanda-tanda kekeringan. Pada Maret juga diperkirakan terjadi peningkatan potensi petir dan angin kencang.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Batam mengingatkan seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan.
Dari sisi ketahanan pangan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Batam, Mardanis, melaporkan bahwa ketersediaan bahan pokok berada dalam kondisi aman. Stok beras tercatat sebesar 10.249,14 ton, lebih tinggi dibandingkan kebutuhan sebesar 9.288,08 ton. Ketersediaan gula dan minyak goreng juga dinyatakan mencukupi, meskipun terdapat kenaikan harga pada komoditas cabai hijau keriting dan cabai rawit yang menjadi perhatian pemerintah.
Amsakar menegaskan bahwa kemandirian pangan menjadi fokus serius pemerintah. “Arahan Presiden jelas, bangsa ini harus membangun kemandirian pangan dan energi. Tanpa itu, tantangan global akan semakin berat,” ujarnya.
Sebagai tindak lanjut arahan Presiden RI, Pemerintah Kota Batam turut mencanangkan Gema Batam ASRI. Gerakan ini bertujuan mewujudkan Batam sebagai kota global yang aman, nyaman, bersih, dan sehat.
Program Batam ASRI dijadwalkan mulai digerakkan pada Rabu, 11 Februari 2026, dengan melibatkan instansi vertikal, perangkat daerah, serta partisipasi aktif masyarakat.
Melalui rapat Forkopimda ini, Pemerintah Kota Batam menegaskan komitmen untuk terus memperkuat sinergi lintas sektor guna menjaga stabilitas daerah dan memastikan pelayanan terbaik bagi masyarakat menjelang rangkaian hari besar keagamaan tahun 2026./Red.

